SRAGEN – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui tim pengabdian masyarakat kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam penguatan pendidikan di era digital. Melalui program Penerapan Teknologi Tepat Guna (P2TTG), tim yang diketuai oleh Yudi Wahyu Wibowo, S.T., M.Eng., dosen Program Studi Sistem Informasi UMS, sukses mengembangkan media sosial dan infrastruktur digital sebagai sistem informasi terpadu di MI Muhammadiyah Taraman, Sragen.
Program yang berada di bawah naungan Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) UMS ini, juga melibatkan aktif tim mahasiswa dalam proses perancangan hingga implementasinya di lapangan. Kolaborasi ini menekankan bahwa pembelajaran berbasis digital dan pengelolaan informasi berbasis teknologi telah menjadi kebutuhan mutlak bagi instansi pendidikan modern guna memperluas jangkauan promosi sekolah serta memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Yudi Wahyu Wibowo beserta tim mahasiswa mendemonstrasikan strategi optimalisasi platform media sosial populer seperti TikTok dan Instagram. Tidak hanya itu, mereka juga memperkenalkan dan melatih pemanfaatan website resmi sekolah sebagai pusat informasi dan personal branding institusi. Para guru MI Muhammadiyah Taraman diberikan kesempatan langsung untuk mencoba dan mengoperasikan berbagai fitur yang ada pada sistem informasi baru tersebut.
Kepala MI Muhammadiyah Taraman, Wahyuto Sejati, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, perkembangan era digital sangat membantu pihak sekolah dalam menyebarkan informasi secara cepat, transparan, dan efektif kepada wali murid dan masyarakat luas. Ia berharap pelatihan ini mampu mendongkrak profesionalisme tenaga pendidik di sekolahnya demi memberikan pelayanan pendidikan yang adaptif dan jauh lebih baik.
Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah, program pengabdian masyarakat ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola informasi sekolah, tetapi juga menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan di MI Muhammadiyah Taraman guna menghadapi tantangan zaman. (Tim Liputan)